| Wah,ada kebakaran di daerah rumahku! |
|
|
|
| Ditulis Oleh Vianney Renata | ||||||
| Rabu, 03 Mei 2006 | ||||||
|
Sekitar tanggal 23 Juli 2005,malamnya mati lampu!Mamaku berbincang-bincang dengan kakak perempuanku yang ke-1 yang di Singapura.Telepon rumahku,jika mati lampu ada yang masih aktif.Mamaku menaruh lampu,mama juga membuka gorden jendela lebar-lebar.Aku,kakak laki-lakiku,dan kakak perempuanku ke-2 mau membaca komik.Kami merasa bosan.Lalu kami dimarahi.Ah, malasnya aku.Tidur berbaring saja melihat keadaan rumah lewat jendela. Tanpa sepengetahuan mamaku,aku melihat sebuah asap besar."Oh,paling itu orang bakar sampah.Tapi,kok asapnya gede dan tinggi amet?"kataku dalam hati.Tiba-tiba orang berteriak minta tolong.Ada kata "kebakaran"nya juga.Aku panik.Aku takut sekali.Kakak laki-lakiku,kakak perempuanku ke-2,dan para pembantu langsung lari ke tempat kejadian itu.Kakak laki-lakiku langsung loncat ke tetangganya rumah kebakaran itu lalu berkata ada kebakaran. Aku mengikuti mamaku,aku tutup kuping.Aku sudah takut sekali,lalu aku berdoa. Papa sedang pergi ke suatu tempat,katanya pulang sekitar jam 2 : 00 WIB.Mamaku marah-marah dan mengomeli para pembantu,kakak laki-lakiku dan kakak perempuanku ke-2. Tapi untung sekali!Nenek yang tinggal di rumah kebakaran itu tidak mati.Dia katanya malam itu ke pos hansip untuk ngobrol.Aku juga sudah berdoa agar kejadian ini tidak terjadi.Juga demo yang berlangsung 1 Mei 1998 kalau tidak salah,heboh sekali.Hampir seluruh rumah roang dibakar.Untung rumahku tidak dibakar.Aku syukur kepada Tuhan karena rumahku tidak dibakar.Aku berdoa,supaya jika terjadi kerusuhan..Tuhan membuat para orang yang mau membakar rumah seperti tidak melihat rumahku agar rumahku aman. Jadikan sebagai favorit anda (94) | Cuplik artikel ini | Views: 1174
1. 02-07-2009 19:38 Beri Komentar
Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.6 |
||||||
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|






